Hari ini adalah jadwal piket gue dan 2 orang teman yang lain. Tetapi tanpa disangka, ada 1 orang lagi yang mau ikut menginap di tempat kita jaga. Biasanya yang menginap ini tidak melakukan pekerjaan piket seperti biasanya.
Tugas piket biasanya dimulai pukul 19.00. Pada pukul 18.50, 2 orang teman gue yang ikut jaga, mulai mengingatkan, "Yuk, kita mulai tugas piket, uda mau waktunya nih...".
Kemudian gue bilang, "Ya uda, lu orang duluan aja, nanti jam 7 gue nyusul."
Lalu salah satu dari mereka berkata, "Ayolah, jalan sekarang jangan males..."
Tanpa pikir panjang, si teman yang menginap itu berkata, "Yuk gw ikut bantuin deh..."
Salah satu dari teman piket gue lagi berkata lagi, "Tuh kan, keterlaluan lu... Sampe dia aja yang gak jaga jadi ikut bantuin..."
Mungkin si "penginap" itu bermaksud baik ingin membantu agar cepat selesai, tetapi masalahnya dengan dia berbuat seperti itu, ada 1 orang yang menjadi korban.
Pemikiran orang terhadap gue jadi jelek, sedangkan ia menjadi dianggap menjadi pahlawan.
Kalau ada yang dirugikan seperti ini bukannya justru menjadi Pahlawan Kesiangan?
Menjadi orang baik ga selalu bisa bener-bener jadi orang baik. Ada kalanya kebaikan itu justru malah merugikan orang lain. Menjadi PAHLAWAN KESIANGAN.
No comments:
Post a Comment